Bagi gen Z yang hidup di zaman digital memiliki kemudahan saat memerlukan pinjaman. Pasalnya saat ini banyak penyedia kredit cepat yang bisa diakses hanya dengan menggunakan aplikasi saja. Kredit yang diberikan mungkin tidak sebesar yang diajukan tetapi lambat laun limit bisa meningkat seiring dengan skor kredit yang meningkat.
Kredit cepat bisa bermanfaat jika digunakan secara tepat terutama dalam hal penggunaan dana baik itu untuk belanja, kebutuhan mendesak serta permodalan usaha kecil. Oleh sebab itu, generasi Z harus paham dalam menggunakan kredit cepat supaya tidak salah arah bahkan terjebak dengan bunga dan limit yang besar.
Apa itu Kredit Cepat?
Kredit cepat adalah pinjaman yang memberikan kemudahan sehingga untuk mendapatkannya bisa lebih cepat dibandingkan dengan lembaga konvensional yang memerlukan waktu pencairan dan persetujuan lebih lama bahkan hingga berbulan-bulan.
Berbeda dengan pinjaman dari lembaga konvensional, kredit cepat bisa diajukan dengan mudah serta proses yang cepat kurang dari 24 jam saja. Solusi finansial tersebut yang kini banyak dicari orang karena instan.
Pengajuan bisa dilakukan dengan mudah kapan saja dan di mana saja hanya dengan menggunakan aplikasi saja. Lewat aplikasi tersebut verifikasi data dilakukan dalam waktu yang cepat, sehingga tidak memerlukan waktu lama berminggu-minggu. Syaratnya pun relatif lebih mudah seperti KTP serta bukti penghasilan perbulan dengan batas nominal tertentu.
Pencairan dana juga tidak sulit, karena pada saat pendaftaran lewat aplikasi, sudah diminta rekening yang sesuai dengan nama yang mengajukan. Artinya prosesnya benar-benar bisa dilakukan secara daring tanpa tatap muka atau datang ke kantor fisik lembaga keuangan yang memberikan kredit.
Untuk pembayaran tagihan juga mudah, tidak harus datang untuk setoran membayar tagihan. Cukup menyetor dengan menggunakan virtual account yang diberikan sehingga prosesnya juga mudah dan bisa dilakukan secara daring.
Mengapa Gen Z Harus Tahu Manfaat Kredit Cepat
Dibalik semua kemudahan yang diberikan kredit cepat, Gen Z harus paham juga ada kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Manfaat kredit cepat jelas memberikan kemudahan akses serta proses pencairan yang cepat.
Akses dan waktu yang singkat ini merupakan value yang diberikan oleh layanan kredit cepat. Tetapi, beberapa memberikan bunga yang tinggi daripada lembaga konvensional serta tenor yang pendek. Inilah yang harus diperhatikan sehingga menghasilkan keputusan yang bijak.
Cara Bijak Menggunakan Kredit Cepat
Langkah yang harus ditempuh adalah dengan memahami kebutuhan serta kondisi finansial. Boleh saja mengajukan pinjaman tapi harus sesuai dengan kebutuhan. Hitung juga berapa kemampuan finansial dalam membayarkan tagihannya kelak. Paling aman, jumlah cicilan tidak boleh melebihi sepertiga penghasilan.
Penting juga untuk memilih lembaga yang aman, terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, memiliki reputasi yang baik dan tepercaya seperti Kredivo. Kredivo memberikan limit pinjaman hingga Rp50 juta bagi member premium. Selain itu, bunganya juga transparan mulai dari 1.99% per bulan dengan opsi tenor yang fleksibel 1, 3, 6 dan 12 bulan.
Khusus untuk cicilan 1 dan 3 bulan tidak dikenakan bunga, hanya biaya admin saja. Untuk cicilan 3 bulan tidak perlu bayar bunga alias cicilannya 0%. Tapi, bunga yang harus dibayarkan dihitung 3% dari harga barang yang dicicil.
Syarat dan proses pendaftaran relatif lebih mudah karena bisa diajukan lewat aplikasi resmi Kredivo yang bisa diunduh dari App Store maupun Play Store.
Mitos dan Fakta Tentang Kredit Cepat
Memiliki kredit cepat tidak akan memperburuk skor kredit selama tetap membayarkan cicilan sesuai dengan jatuh tempo. Skor kredit akan terbentuk dari kepatuhan dalam membayarkan cicilan sehingga nantinya jika skor kredit bagus, akan memudahkan untuk mendapatkan fasilitas finansial dari lembaga yang sama ataupun lembaga keuangan lainnya.
Kesalahan yang Harus Dihindari Soal Penggunaan Kredit Cepat
Hindari menggunakan kredit cepat untuk pinjaman yang sifatnya konsumtif, seperti membeli barang elektronik karena kebutuhan gengsi semata. Hindari juga mengajukan kredit cepat atas nama orang lain atau dengan meminjamkan nama pada orang lain. Hal ini akan sangat merugikan jika orang lain tidak bertanggung jawab terhadap utangnya.
Edukasi tentang keuangan tetap harus dijalankan. Kredit cepat bisa jadi bermanfaat jika digunakan dengan bijak. Jangan sampai terjerumus dalam siklus utang yang tidak berujung akibat ketidaktahuan dalam penggunaannya dengan bijak.